Installasi NGINX di ubuntu 16.04

Installasi NGINX di ubuntu 16.04

Pada kali ini saya akan share pengalaman bagaimana menjalankan virtual server di local, sebenarnya tujuan awal saya menggunakan virtual server ini agar setiap saya ingin mengembangan aplikasi tidak bulak balik terminal untuk serving aplikasi, dan supaya url nya mudah diingat (mis. http://ahass.dev).

Untuk melakukan penginstallan kita bisa lakukan perintahsudo apt-get install nginx-full.

Apabila di komputermu sudah terinstall Apache2 kita bisa stop dulu apache2 dengan mengetik perintah sudo service apache2 stop

Sekarang kita coba buat direktori percobaan kita, pada kasus ini saya membuat direktori dengan nama aplikasiku, untuk menjalankannya ketikan perintah berikut :

mkdir /home/user-anda/labs/aplikasiku && cd /home/user-anda/labs/aplikasiku && touch index.html

Pada perintah tersebut mempunyai 3 tahap yaitu :

  1. mkdir /home/user-anda/labs/aplikasiku : Merupakan perintah membuat direktori pada /home/user-anda/labs/aplikasiku.
  2. cd /home/user-anda/labs/aplikasiku : Merupakan perintah untuk masuk kedalam direktori /home/user-anda/labs/aplikasiku.
  3. touch index.html : Merupakan perintah untuk membuat file index.html

Setelah berhasil menjalankan perintah tersebut, buka file index.html di folder /home/user-anda/labs/aplikasiku/index.html, lalu ketikan source berikut

<h2>Halo ini percobaan NGINX di server saya!</h2>

 

Konfigurasi NGINX

Untuk menjalankan index.html tersebut didalam server kita,  kita bisa ketikan perintah berikut :

sudo gedit /etc/nginx/sites-available/default

PERHATIAN!

Untuk menjalankan perintah diatas, dipastikan pada komputer kalian telah terinstall aplikasi gedit, apabila gedit belum terinstall maka kalian bisa mengetikan perintah sudo apt-get install gedit pada terminal

maka perintah tersebut akan membuka file yang berada didalam folder /etc/nginx/sites-available/ dengan nama file default,  lalu rubah konfigurasi tersebut menjadi seperti berikut

 

##
# You should look at the following URL's in order to grasp a solid understanding
# of Nginx configuration files in order to fully unleash the power of Nginx.
# http://wiki.nginx.org/Pitfalls
# http://wiki.nginx.org/QuickStart
# http://wiki.nginx.org/Configuration
#
# Generally, you will want to move this file somewhere, and start with a clean
# file but keep this around for reference. Or just disable in sites-enabled.
#
# Please see /usr/share/doc/nginx-doc/examples/ for more detailed examples.
##

# Default server configuration
#
server {
listen 80 ;
listen [::]:80;

# SSL configuration
#
# listen 443 ssl default_server;
# listen [::]:443 ssl default_server;
#
# Note: You should disable gzip for SSL traffic.
# See: https://bugs.debian.org/773332
#
# Read up on ssl_ciphers to ensure a secure configuration.
# See: https://bugs.debian.org/765782
#
# Self signed certs generated by the ssl-cert package
# Don't use them in a production server!
#
# include snippets/snakeoil.conf;

root /home/saddam/labs/aplikasiku;

# Add index.php to the list if you are using PHP
index index.html index.htm;

server_name test.dev www.test.dev;

#more configuration setting ....

}

Dari source diatas ada 2 baris konfigurasi yang kita rubah :

  1. root /home/saddam/labs/aplikasiku : untuk mengalihkan localhost kedalam source kita.
  2. server_name test.dev www.test.dev : untuk mengalihkan test.dev atau www.test.dev ke localhost kita.

setelah kita selesai konfigurasi jalankan perintah sudo nginx -t untuk testing konfigurasi nginx kita, apabila outputnya seperti dibawah, maka konfigurasi kita siap untuk dijalankan.

nginx: the configuration file /etc/nginx/nginx.conf syntax is ok
nginx: configuration file /etc/nginx/nginx.conf test is successful

Setelah itu kita restart nginx kita dengan mengetik perintah sudo service nginx restart, sekarang kita tambah hosts dengan mengetik perintah sudo gedit /etc/hosts, lalu isikan kode berikut

 

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 test.dev

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1 ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

Terakhir, kita restart networking kita dengan mengetikan perintah sudo service networking restart, lalu test pada browser kita, apabila tampilannya seperti berikut, maka kita berhasil menjalankan virtual server kita!

Apabila terdapat kendala, dapat meninggalkan komentar dibawah. Terima Kasih 🙂

 

Sumber : https://saddamalmahali.id/pemrograman/production/installasi-nginx-di-ubuntu-16-04/

About the Author
Saddam Almahali
Merupakan seorang hamba yang lemah dan sangat mempunyai banyak kekurangan, yang berusaha membagi setitik ilmu dalam dunia web.
%d blogger menyukai ini: