4 prinsip Penting Yang Harus Di terapkan StartUp Digital Indonesia Di Tahun 2018.

4 prinsip Penting Yang Harus Di terapkan StartUp Digital Indonesia Di Tahun 2018.

Perkembangan Startup indonesia di tahun 2017 memunculkan beberapa nama yang menjadi Unicorn seperti Tokopedia, Traveloka, Bukalapak dan Go-Jek. Untuk menghadapi pasar tahun 2018 startup Indonesia yang di gadang-gadang akan mengalami banyak penurunan di tahun Anjing tanah tersebut, tapi tidaklah demikian jika menerapkan beberapa tambahan prinsip penting yang wajib di rencanakan, berikut adalah 4 prinsip Penting Yang Harus Di terapkan StartUp Digital Indonesia Di Tahun 2018:
  1. Berevolusi

Startup indonesia harus melihat perkembangan di China seperti halnya Berevolusinya WeChat, prinsip yang sudah dikembangkan beberapa Platform terkenal Indonesia, mengambil contoh seperti Go-Jek dari aplikasi Transportasi yang berkembang mencakup bermacam-macam platform hingga Jasa Katering. Perlu diketahui kenyamanan penggunaan harus tetap di jaga dalam setiap cabang platform, di tahun 2018 akan menemukan persaingan yang kuat karena diliriknya para investor dan kompetitor-kompetitor baru yang akan bermunculan seiring semakin popularnya Digital Startup hingga saat ini.

  1. Berkolaborasi

Untuk memperkuat dan menarik pasar sebaiknya melakukan kolaborasi antar Stakeholders baik kalangan pelaku startup ataupun Kalangan Investor, seperti halnya kata Inovator Jawa barat Yusef Maulana: “Dengan Melakukan Kolaborasi antar startup akan menimbulkan banyak inovasi-inovasi baru dan meningkatkan kreatifitas, dalam dunia startup awal itu hanyalah air mata kemudian akan berubah jadi mata air.”

  1. Internet Marketing

Tahun 2018 akan memasuki pasar dagang online yang menjanjikan. Menurut kominfo 63.000.000 (enam puluh tiga juta) orang sudah menggunakan teknologi internet, maka untuk ikut dalam ranah saing startup digital di tahun 2018 ikutilah metode-metode internet marketing terupdate.

4. Mengikuti Perkembangan China

Untuk menyaingi pasar-pasar besar dunia, mungkin China lah yang paling dapat dijadikan kuda hitam karena di setiap tahunya selalu membuat kejutan, maka persaingan pasar asia khususnya startup Indonesia sangat wajib melirik perkembangan negeri tirai bambu ini, meski ada beberapa negara kuat lainya seperti Jepang, Korea Selatan, India, dan lainya, tetap China lah raja pasar asia saat ini.

About the Author
%d blogger menyukai ini: